Info Terkini

Artikel Siswa MTs Agung Alim Blado

By.
LIA AFRIYANI
KELAS VIIIB
MTS AGUNG ALIM BLADO

Valentinan..?? nggak bangetzzz…

Valentine, mungkin teman-teman sering mendengar kata itu dan bisa jadi teman-teman juga sering merayakannya. Padahal sebenarnya Valentine is very very prohibited by Religion. Valentine yang biasa di rayakan pada tanggal 14 Februari itu sebenarnya merupakan suatu perayaan untuk mengenang jasa seorang pendeta nashrani yang bernama Valentino yang berjuang untuk melegalkan “cinta” pasangan kekasih  sampai akhir hayatnya.

Agama Islam melarang kita merayakan hari Valentine, karena kalau kita merayakan hari Valentine, berarti kita juga ikut menghormati pendeta Nashrani yang bernama Valentino itu. Lagi pula, Valentine bukan hari besar agama Islam, mengapa mesti kita rayakan?..hem, dari pada merayakan hari valentine yang tidak bermanfaat itu lebih baik kita baca Al-qu’an, sholawat Nabi, buku-buku pelajaran dan lainnya,  selain kita ingat kepada Alloh SWT, Nabi Muhammad SAW, kita juga bisa belajar terus, kita juga mendapatkan pahala lho?!.

Ada yang mengatakan Valentine adalah hari kasih sayang. Benar nggak sich? Ngggak salah Tuch?. Coba kita fikir, bukankah setiap hari kita juga mendapatkan kasih saying? yang namanya kasih sayang itu bukan hanya ucapan atau memberikan sesuatu yang kita suka. Tapi kasih sayang adalah sebuah rasa yang tumbuh dari hati seseorang. Kasih sayang dapat kita rasakan dari orang yang mencintai kita, contohnya : sahabat, adik, kakak dan yang lebih utama adalah orang gua, dan yang pasti adalah Alloh SWT yang selalu menyayangi kita dalam kondisi apapun dan di manapun.

Kita sebagai remaja harusnya berfikir kritis, mengapa harus tanggal 14 Februari yang kita peringati sebagai hari kasih saying? Berarti selain tanggal 14 Februari adalah hari kejahatan? Ups, salah besar dong..pasti maksudnya bukan seperti itu, yang harus kita ubah pada fikiran kita adalah setiap detik, setiap menit, setiap jam,setiap hari harus kita penuhi dengan kasih saying, yang kita tebarkan kepada orang-orang terdekat kita. Tidak kah kita menjadi orang yang berpura-pura jika kita mengucapkan kasiih saying dan berbagi kasih saying kepada yang katanya “kekasih” kita tetapi kepada orang tua kita sendiri kita berlaku kasa??oh,,tidak dong..So, tidak usah mengikuti atau menjadi orang lain, jadilah diri sendiri.

Selain itu, jangan kita bagi kasih saying kita kepada yang lain, bukankah Alloh yang lebih utama?kita di beri banyak kemudahan , fasilitas, dan macam-macam gratis lagi, masa’  malah membagi kasih kepada yang tidak sesuai. Mari buka mata kita, hati kita, banyak juga yang perlu kita sayangi, saudara-saudara kita, para anak yatim dan lain-lain tentunya juga tidak menunggu tanggal 14 februari, iya kan??

Jadi intinya, kasih sayang bukan hanya di hari valentine atau tanggal 14 Februari saja, tapi kapanpun dan dimanapun kita berada kita juga mendapatkan kasih sayang. Oleh sebab itu, kita tidak boleh meniru budaya yang bertentangan dengan agama Islam.

So, say no to valentine day !ok??

By.
SHOFI MISLA KHUSNIK
KELAS VIIB
MTS AGUNG ALIM BLADO

ABG muslim anti Valentine

Banyak orang terutama para muda-mudi atau ABG (anak baru gede) merayakan Valentine atau yang di kenal hari kasih sayang. Umumnya hari Valentine dirayakan oleh pasangan kekasih dengan berbagai macam cara seperti, dengan menghadiahkan coklat atau bunga dengan nuansa pink kepada kekasihnya. Tapi sayang, mereka tidak mengerti apa arti Valentine yang sesungguhnya. Sebetulnya sejarah dari Valentine adalah berawal dari seorang pendeta nashrani bernama Valentino yang konon membebaskan para pasangan kekasih agar lebih bebas untuk menjalin cintanya.

Tepat pada tanggal 14 Februari pendeta tersebut meninggal dunia dan sebagai tanda penghormatan dari umat Nashrani kepada pendeta tersebut adalah dengan memperingati hari kematian yang kemudian di kenal sebagai hari Valentine. Sebagai ABG muslim kita tidak boleh merayakan hari Valentine, karena jika kita merayakan hari Valentine berarti sama saja kita ikut memperingati hari kematian pendetatersebut.
Sekarang ini banyak ABG muslim lebih suka untuk mengikuti gaya hidup yang di contohkan oleh orang barat, dan itu sangat berdampak buruk bagi ABG sekarang dan yang akan dating, sebab banyak sekali perbedaan yang berlawanaaan antara dunia barat dengan Indonesia terutama kita sebagai umat Islam. Contohnya : pada saaat peringatan maulid Nabi Muhammad SAW atau pada peringatan hari besar Islam, sebagian ABG muslim malah menganggap itu sebagai hal yang biasa saja. Tapi mengapa pada hari Valentine mereka beranggapan itu adalah hal yang sangat spesial dan tidak mungkin untuk di lewatkan. Itulah keanehan yang terjadi pada ABG jaman sekarang, untuk itu kita sebagai umat muslim sangat tidak pantas untuk merayakan Valentine, karena hari Valentine merupakan hal yang tidak lazim dan tidak bermanfaat untuk kita rayakan, apalagi pada saat merayakan tidak sedikit yang menghambur-hamburkan waktu dan uang.

 ABG muslim seharusnya lebih berfikir kritis dan realistis, bayangkan jika  seorang ABG muslim itu menghambur-hamburkan uangnya untuk membeli coklat atau bunga yang  tidak ada artinya, bukankah lebih baik uang itu kita gunakan untuk sedekah kepada orang yang tidak mampu?. InsyaAlloh akan lebih bermanfaat.

Pada intinya kita itu telah di bohongi oleh fikiran dan budaya yang tidak benar, ada yang mengatakan Valentine merupakan hari kasih saying, padahal itu adalah hari di mana untuk memperingati kematian seorang pendeta yang bernama Valentino dan kita harus mengetahui sejarah awal tentang kematian Valentine. Untuk itu, mulai dari sekarang dan yang akan datang kita katakan “say no to valentine Day”. Kesadaran seorang ABG muslim untuk tidak merayakan Valentine dapat dilakukan dengan cara :

  1. Membaca sejarah yang sesungguhnya dari makna Valentine itu sendiri
  2. Tidak terkecoh atau tidak terpengaruh dengan hal-hal yang menurut kita asing
  3. Menyadari dan mempelajari tentang budaya kita sendiri terutama adalah budaya Islam
  4. Berpedoman teguh kepada A-Qur’an dan hadits

Jadi, dari pada kita mencari nuansa baru untuk Valentine lebih baik kita mencari nuansa yang berbeda untuk budaya Islam dan lebih mencintai budaya agama kita. Dan sekali lagi kita katakan “Say no to Valentine’s Day”. Hari gini ABG muslim ngrayain hari Valentine, apa kata dunia??

By :
KRISFA SETIATUN KHASANAH
KELAS VIII B
MTS AGUNG ALIM BLADO

Say no to valentine day

Apa sich Valentine itu ?

Hari Valentine adalah hari kematian seorang pendeta yang bernama Valentino. Dia meninggal pada tanggal 14 Februari. Setelah kejadian itu, akhirnya setiap tanggal 14 Februari, umat nashrani selalu merayakan/memperingati setiap tanggal 14 februari. Dan sampai sekarang pun masih banyak yang merayakannya  dengan saling tukar menukar kado atau saling member mawar merah atau coklat sebagai tanda kasih sayang.

        Sesungguhynya kita sebagai umat islam janganlah ikut merayakan. Remaja sekarang banyak yang ikut merayakannya. Karena mungkin mereka belum mengetahui asal-usul hari Valentine, atau hanya ikut-ikutan saja?. Tapi kalau sudah menyangkut akidah sehari-hari, kalau sampai salah akidah mungkin bisa rusak akhlak kita (fikroh Hizbut Tahrir- Aqidah Islam). Padahal kalau kita ikut merayakan Valentine sama saja dengan memperingati hari kematian Valentino yang berjuang menjunjung kecintaannya memperjuangkan untuk melegalkan hubungan pasangan kekasih sampai akhir hayatnya.

                Memang banyak yang mengartikan bahwa Valentine adalah hari kasih sayang. Padahal kasih sayang bisa di tunjukkan kapanpun dan dimanapun kepada siapa saja. Sesungguhnya kita sebagai umat islam lebih banyak mengacu pada hari raya idul fitri, idul adha, dan mungkin masih banyak lagi hari besar Islam lainnya yang lebih berarti dan bermanfaat.

          Remaja sekarang banyak yang ikut merayakan Valentine, karena akibat pengaruh budaya luar yang tidak bisa lagi kita pilih untuk di adopsi. Contoh : Setiap hari Valentine, pasti kita menjumpai banyak remaja yang ikut merayakannya, mereka saling memberi hadiah kepada pacarnya, katanya sich sebagai rasa sakasih sayang….padahal kita harus sadar bahwa kita harus lebih sayang Kepada Alloh dan orang tua kita.

                So, for me, no Valentine’s Day…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s